Kamis, 15 Oktober 2009

MENGANALISIS PELUANG USAHA

Adapun langkah dalam penjaringan ide dapat dilakukan sebagai berikut (Suryana, 2003):

1. Menciptakan produk baru dan berbeda

Kreativitas seringkali muncul dalam bentuk ide-ide untuk menghasilkan barang dan jasa-jasa baru. Sumber ide awal (Longenecker, 2001) diperoleh dari pengalaman pribadi, minat, penemuan secara tidak sengaja, dan pencarian ide dengan penuh pertimbangan Kemampuan untuk memperoleh peluang sangat tergantung pada kemampuan wirausaha untuk menganalisis pasar yang meliputi:

a) Kemampuan untuk menganalisis demografi pasar

b) Kemampuan untuk menganalisis sifat serta tingkah laku pesaing

c) Kemampuan untuk menganalisis keunggulan bersaing pesaing dan kefakuman pesaing yang dianggap dapat menciptakan peluang

2. Mengamati pintu peluang

Wirausaha harus mengamati potensi-potensi yang dimiliki pesaing. Dengan mengetahui kelemahan, kekuatan, dan peluang yang dimiliki pesaing dan peluang yang dapat diperoleh

3. Analisis produk dan proses produksi secara mendalam

Analisis ini penting untuk menjamin apakah jumlah dan kualitas produk yang dihasilkan memadai atau tidak. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk tersebut? Apakah biaya yang kita keluarkan lebih efisien daripada biaya yang dikeluarkan oleh pesaing.

4. Menaksir biaya awal

Yaitu biaya awal yang diperlukan oleh usaha baru. Darimana sumbernya dan untuk apa digunakan, berapa yang diperlukan untuk operasi.

5. Memperhitungkan resiko yang mungkin terjadi


b. Resiko Usaha

1)resiko pesaing adalah kemampuan dan kesediaan pesaing untuk mempertahankan posisinya di pasar, meliputi kemungkinan kesamaan dan keunggulan produk apa yang dikembangkan pesaing, tingkat keberhasilan apa yang telah dicapai oleh pesaing dalam pengembangan produknya

2)resiko teknik adalah kegagalan dalam proses pengembangan produk.

3) resiko financial adalah resiko yang timbul sebagai akibat ketidak cukupan financial baik dalam tahap pengembangan produk baru maupun dalam menciptakan dan mempertahankan perusahaan untuk mendukung biaya produk baru.

c. Faktor-faktor keberhasilan kegagalan usaha

menurut Zimmerer (1996) dalam Suryana (2003), keberhasilan dan kegagalan wirausaha sangat tergantung pada kemampuan pribadi wirausaha

2. Faktor keberhasilan usaha:

1. harus mempunyai ide atau visi bisnis yang jelas

2. ada kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko baik waktu maupun uang

3. membuat perencanaan usaha, mengorganisasikan dan menjalankannya

4. tekad yang kuat dan kerja keras sesuai dengan urgensinya

5. harus mampu mengembangkan hubungan, baik dengan mitra usaha maupun dengan semua pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan.

Faktor kegagalan usaha:

1. tidak kompeten dalam manajerial

2. kurang berpengalaman

3. kurang dapat mengendalikan keuangan

4. gagal dalam perencanaan

5. lokasi yang kurang memadai

6. kurangnya pengawasan peralatan

7. sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha

8. kurang siap dalam menghadapi dan melakukan perubahan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar